Banggai, Sulteng – Masyarakat Muslim di Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah, menggalang dana untuk membantu rakyat Palestina yang masih diagresi oleh Israel melalui aksi “Banggai Peduli Palestina”, yang digelar di Bundaran Tugu Adipura, Luwuk, Selasa (18/5) sore sekitar pukul 16.00 WITA.
Luwuk, Ibu Kota Kabupaten Banggai berjarak 610 kilometer dari Kota Palu, Ibu Kota Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng).
“Aksi ‘Banggai Peduli Palestina’ ini adalah bukti kepedulian antarsesama. Hari ini kita tidak sanggup berhadapan langsung dengan zionis Israel, paling tidak kita di sini membantu mereka dengan menggalang dana untuk bantuan sedikit makanan dan minuman,” kata ustadz Muhammad Muadz, pegiat dakwah yang ikut dalam aksi itu.
Ia mengatakan aksi peduli itu sebagai bentuk dukungan untuk membantu rakyat Palestina atas dampak kerusakan yang diakibatkan oleh agresi
Israel.
Selain memberikan dukungan moril, komunitas umat Islam di Banggai itu juga turut menggalang dana untuk Palestina dari para pengendara yang melintasi Tugu Adipura.
Menurut Muhammad Muadz ketika Idul Fitri 1442 Hijriah menyisakan beberapa hari, rakyat Palestina tengah berjuang atas serangan yang dilancarkan zionis Israel.
“Rakyat Palestina ditembak dengan rudal, mereka sujud diinjak, dan sebagainya,” kata ustadz Muadz yang juga pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Banggai.
Ditegaskannya bahwa sedekah yang terbaik, yakni mengenyangkan lambung yang kelaparan. Menurutnya, masyarakat Palestina kini tengah kelaparan, rumah tidak lagi nyaman dihuni karena dihancurkan oleh serangan agresor Israel, dan bahkan masjid sudah ada yang roboh.
“Kita mengirimkan sedikit bantuan ke sana adalah bagian dari ikhtiar bagi ketenangan bagi saudara-saudara kita di Palestina,” katanya.
Ia menyatakan sudah puluhan, bahkan ratusan tahun tidak ada yang memerdekakan Palestina. “Kita di sini dengan nyamannya bisa shalat, berpuasa, sore bisa ‘ngabuburit’, jalan-jalan untuk silaturahmi, tapi itu sudah hilang pada saudara-saudara kita di sana,” katanya.
Karena itu, ia mengajak untuk berempati kepada masyarakat Palestina dengan memberikan bantuan dana dan doa yang dimiliki.
“Kehadiran kita hari ini bukti bahwa kita memiliki empat bagi saudara-saudara kita,” kata Muhammad Muadz .
Menurut dia aksi solidaritas di Tugu Adipura itu merupakan bentuk kesetiakawanan terhadap rakyat Palestina yang berjuang melawan penjajahan Israel.
“Tanah Palestina adalah milik rakyat Palestina, zionisme meminjam tanah, lalu merampas dan merebut hak milik rakyat Palestina,” katanya.






























