CILEGON – Krakatau Steel Group terus memperkuat kontribusinya dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) unggul melalui penyelenggaraan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berupa pelatihan pengelasan atau Welding Training bersertifikat. Program ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam meningkatkan kompetensi masyarakat agar memiliki keterampilan teknis yang sesuai dengan kebutuhan dunia industri.
Pelatihan yang diselenggarakan PT Krakatau Pipe Industries (KPipe) selama satu pekan pada penghujung Oktober tersebut menyasar masyarakat, khususnya generasi muda. Melalui kegiatan ini, peserta mendapatkan kesempatan untuk mempelajari keterampilan pengelasan sekaligus meningkatkan kesiapan memasuki dunia kerja.
Direktur Utama PT Krakatau Pipe Industries, Hengki Purwoko, mengatakan program TJSL tersebut merupakan salah satu bentuk kontribusi nyata perusahaan dalam meningkatkan kualitas SDM. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat membuka peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan keterampilan di bidang pengelasan yang dibutuhkan oleh sektor industri.
“Program TJSL ini merupakan wujud kolaborasi antara dunia industri, lembaga pelatihan vokasi, dan dunia pendidikan dalam mempersiapkan SDM yang kompeten dan mampu menjawab kebutuhan industri,” jelas Hengki.
Perkuat Sinergi Pelatihan Vokasi
Dalam pelaksanaannya, program pelatihan ini bekerja sama dengan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) sebagai mitra pelaksana. Kolaborasi tersebut didukung fasilitas pelatihan yang memadai serta tenaga pengajar profesional untuk memastikan peserta memperoleh pembelajaran secara komprehensif.
Materi pelatihan mencakup pemahaman teori dasar hingga praktik pengelasan yang mengacu pada standar industri. Dengan metode pembelajaran tersebut, peserta diharapkan tidak hanya memahami aspek teori, tetapi juga mampu menguasai keterampilan teknis yang dapat diterapkan dalam lingkungan kerja.
Peserta juga mendapatkan kesempatan untuk memperoleh sertifikasi kompetensi sebagai bukti penguasaan keterampilan di bidang pengelasan. Sertifikasi ini menjadi salah satu aspek penting dalam meningkatkan pengakuan terhadap kemampuan peserta sekaligus memperkuat daya saing mereka ketika memasuki dunia kerja.
Program tersebut turut melibatkan masyarakat dari lingkungan Kelurahan Warnasari. Pelibatan warga sekitar merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk memberikan nilai tambah bagi masyarakat di wilayah operasionalnya.
Selain masyarakat setempat, Krakatau Pipe Industries juga menggandeng Yayasan Pendidikan Krakatau Steel (YPKS) dengan mengikutsertakan siswa dari sekolah-sekolah di bawah naungannya. Keterlibatan berbagai unsur tersebut mencerminkan sinergi Krakatau Steel Group dalam memperluas akses pendidikan dan pelatihan vokasi.
Melalui kolaborasi antara perusahaan, lembaga pelatihan, masyarakat, dan institusi pendidikan, program ini diharapkan dapat membantu mempersiapkan generasi muda yang memiliki keterampilan teknis, kompetensi, serta daya saing untuk memasuki dunia kerja.
Selaras dengan Penguatan SDM Nasional
Penyelenggaraan program TJSL Welding Training juga sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, khususnya dalam memperkuat pembangunan SDM yang unggul dan berdaya saing. Upaya tersebut dilakukan melalui peningkatan kualitas pendidikan, pengembangan keterampilan, serta penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Selain mendukung peningkatan kualitas SDM, pelatihan ini turut berkontribusi terhadap upaya penciptaan lapangan kerja yang berkualitas. Peningkatan kompetensi dan kesiapan tenaga kerja diharapkan dapat membantu menjawab kebutuhan industri terhadap tenaga kerja terampil.
Melalui program tersebut, Krakatau Steel Group menegaskan komitmennya untuk terus berperan dalam pengembangan masyarakat, khususnya melalui peningkatan kapasitas dan keterampilan vokasi. Dengan demikian, manfaat keberadaan industri tidak hanya dirasakan melalui kegiatan usaha, tetapi juga melalui kontribusi nyata dalam mempersiapkan SDM yang kompeten dan siap menghadapi tantangan dunia kerja. (Adv)














