BOGOR – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk terus memperkuat inovasi layanan keuangan digital dengan menghadirkan ekosistem investasi emas terintegrasi melalui aplikasi Livin’ by Mandiri. Layanan ini memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk memulai investasi, melakukan transaksi jual beli, membeli emas melalui fasilitas cicilan, hingga mengambil kepemilikan emas dalam bentuk fisik.
Pengembangan layanan tersebut sejalan dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat dalam mengelola keuangan dan membangun aset untuk jangka panjang. Melalui satu aplikasi, nasabah dapat mengakses berbagai fasilitas investasi emas yang dirancang agar lebih fleksibel dan sesuai dengan kemampuan serta tujuan keuangan masing-masing.
Ekosistem layanan emas Bank Mandiri mencakup Livin’ Tabungan Emas untuk pengelolaan investasi melalui mekanisme jual beli, fasilitas pembelian emas secara angsuran melalui Livin’ KSM Emas, serta layanan pengambilan emas fisik dari saldo tabungan emas.
Pengembangan layanan tersebut merupakan bagian dari bisnis bulion Bank Mandiri setelah memperoleh izin bank bulion dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sebagai bank konvensional pertama di Indonesia yang memperoleh izin tersebut, Bank Mandiri terus memperluas solusi keuangan untuk mendukung kebutuhan masyarakat dalam mengelola dan mengembangkan aset.
Area Head Bank Mandiri Area Bogor, Bambang P. Poncokaryo, mengatakan pengembangan layanan emas memberikan alternatif investasi yang dapat dimulai secara bertahap. Integrasi layanan digital dengan jaringan kantor cabang juga memungkinkan nasabah mengelola kepemilikan emas sekaligus memilih opsi pengambilan dalam bentuk fisik.
“Bank Mandiri menghadirkan layanan emas yang memungkinkan masyarakat membangun kepemilikan aset secara bertahap, dengan pilihan transaksi yang fleksibel dan akses yang terintegrasi melalui Livin’ by Mandiri. Kami berharap layanan ini dapat menjadi salah satu alternatif bagi masyarakat dalam merencanakan keuangan dan mengelola aset untuk kebutuhan jangka panjang,” ujar Bambang P. Poncokaryo dalam keterangan resminya, Selasa (3/11/2026).
Melalui fitur Tabungan Emas di Livin’ by Mandiri, nasabah dapat memulai investasi dengan pembelian awal mulai dari 0,02 gram emas. Untuk transaksi pembelian berikutnya, nasabah dapat menambah kepemilikan mulai dari 0,005 gram. Sementara itu, penjualan emas dapat dilakukan mulai dari 0,01 gram.
Seluruh transaksi tersebut dapat diakses secara waktu nyata atau real-time selama 24 jam. Fasilitas ini memberikan keleluasaan bagi nasabah untuk melakukan transaksi dan memantau kepemilikan emas kapan pun sesuai kebutuhan.
Untuk melengkapi pilihan investasi, Bank Mandiri menyediakan produk emas dari merek ANTAM Logam Mulia (ANTAM LM) dan HRTA GOLD. Nasabah juga dapat memanfaatkan KSM Emas atau Kredit Serbaguna Mandiri Emas, yakni fasilitas kredit untuk pembelian emas dengan mekanisme pembayaran secara cicilan sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain mengelola saldo emas secara digital, nasabah juga memiliki pilihan untuk mengambil emas fisik dari saldo Tabungan Emas. Saat ini, Bank Mandiri menyediakan 28 ATM Emas yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Selain melalui mesin tersebut, pengambilan emas juga dapat dilakukan melalui jaringan kantor cabang yang tersedia dan dipilih melalui aplikasi Livin’ by Mandiri.
Khusus bagi nasabah di Kota Bogor, layanan pengambilan emas fisik dapat dimanfaatkan melalui Kantor Cabang Bogor Juanda, dengan memperhatikan ketersediaan fasilitas dan ketentuan produk.
Proses pengambilan emas fisik dapat dimulai dengan membuka menu Ambil Emas pada aplikasi Livin’ by Mandiri. Selanjutnya, nasabah memilih lokasi pengambilan yang tersedia. Jika menggunakan ATM Emas, nasabah cukup memindai kode QR pada mesin, mengikuti petunjuk untuk menentukan pecahan emas, kemudian memasukkan kode verifikasi sebelum mengambil logam mulia beserta struk transaksi.
Integrasi berbagai layanan tersebut memberikan kemudahan bagi nasabah dalam mengelola investasi emas melalui satu ekosistem. Mulai dari pembelian, penjualan, pembelian dengan cicilan, hingga pengambilan emas fisik, seluruhnya dirancang untuk memberikan pilihan yang lebih luas sesuai kebutuhan finansial masyarakat.
“Melalui pengembangan bisnis bulion dan layanan digital yang terintegrasi, Bank Mandiri ingin memberikan lebih banyak pilihan bagi masyarakat untuk mengelola keuangan dan membangun aset secara bertahap. Kami akan terus menghadirkan layanan yang relevan dengan kebutuhan nasabah, sekaligus memberikan nilai tambah melalui sinergi ekosistem layanan Bank Mandiri,” pungkas Bambang P. Poncokaryo.
Informasi lebih lanjut mengenai layanan emas Bank Mandiri dapat diakses melalui laman resmi bmri.id/solusiemas dan bmri.id/atmemas. Kehadiran layanan ini diharapkan semakin memperluas akses masyarakat terhadap investasi emas sekaligus mendukung pengelolaan aset secara lebih praktis dan terencana. (Adv)














