Padang – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kota Padang sejak Senin (3/8/2026) hingga malam hari memicu berbagai kejadian bencana hidrometeorologi. Berdasarkan data Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang hingga Selasa (4/8/2026), tercatat 74 titik banjir, enam lokasi pohon tumbang, serta satu titik longsor di kawasan Batu Busuk.
Menghadapi kondisi tersebut, BPBD Kota Padang mengerahkan personel dan peralatan ke sejumlah lokasi terdampak untuk melakukan evakuasi warga, pembersihan material pohon tumbang, serta penanganan darurat di wilayah yang masih tergenang.
Data BPBD menunjukkan, pohon tumbang terjadi di enam lokasi, yakni dua titik di kawasan Bukit Lampu, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, serta masing-masing satu titik di Alai Barat, Padang Besi, Kubu Marapalam, dan Lubuk Minturun. Sementara itu, banjir menggenangi puluhan kawasan permukiman dengan ketinggian air yang bervariasi dan memengaruhi aktivitas masyarakat.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, mengatakan penanganan pohon tumbang dilakukan secara cepat agar tidak mengganggu akses transportasi maupun membahayakan keselamatan warga. “Dari data yang kami himpun, pohon tumbang terjadi di enam lokasi berbeda. Kami sudah melakukan evakuasi dan pembersihan material pohon tersebut agar tidak mengganggu jalur lalu lintas maupun membahayakan masyarakat,” ujarnya.
Selain menangani pohon tumbang, BPBD bersama tim gabungan juga memprioritaskan penyelamatan warga yang terjebak banjir. Personel diterjunkan ke berbagai titik dengan dukungan perahu karet dan perlengkapan evakuasi lainnya untuk menjangkau kawasan yang sulit diakses. “Kami mengerahkan seluruh kekuatan untuk melakukan evakuasi, terutama bagi warga yang terjebak banjir dengan menurunkan personel pendukung serta perahu karet,” tambah Hendri.
Di sisi lain, longsor yang terjadi di kawasan Batu Busuk juga terus dipantau untuk mengantisipasi potensi pergerakan tanah susulan. BPBD berkoordinasi dengan instansi terkait guna memastikan keselamatan warga yang bermukim di sekitar wilayah rawan.
Seiring prakiraan cuaca yang masih menunjukkan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dalam beberapa hari ke depan, BPBD Kota Padang mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko banjir, pohon tumbang, dan tanah longsor. “Diimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap waspada. Hindari berteduh atau beraktivitas di bawah pohon rindang serta di kawasan lereng yang berpotensi mengalami longsor,” tegas Hendri.
Pemerintah Kota Padang memastikan seluruh personel kebencanaan tetap bersiaga selama 24 jam untuk merespons setiap laporan masyarakat. Warga juga diminta segera melaporkan kejadian darurat kepada BPBD atau aparat terdekat agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.
































