Jakarta – Transformasi digital di dunia pendidikan mulai menghadirkan dampak nyata bagi murid berkebutuhan khusus. Pemanfaatan Interactive Flat Panel (IFP) di Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Purwosari, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, membuat proses belajar menjadi lebih interaktif, mudah dipahami, sekaligus mendorong partisipasi aktif peserta didik.
Perangkat pembelajaran digital tersebut dimanfaatkan untuk menayangkan video berbasis kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI), mengakses buku digital melalui laman budi.kemendikdasmen.go.id, hingga menghadirkan berbagai aktivitas interaktif yang membantu murid memahami materi sesuai karakteristik dan kebutuhan masing-masing.
Guru Kelas Tuli SLBN Purwosari Kudus, Riska Widyanasari, mengatakan IFP membawa perubahan signifikan terhadap proses pembelajaran di kelas. Pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila, misalnya, video berbasis AI digunakan untuk membantu murid memahami sekaligus mempraktikkan tata cara memberikan hormat kepada Bendera Merah Putih. Sementara buku digital dimanfaatkan untuk melatih kemampuan menyimak, membaca, dan memahami isi bacaan. “IFP sangat membantu proses pembelajaran, terutama di SLB karena pembelajaran menjadi lebih interaktif, bermakna, dan menyenangkan sesuai dengan tiga prinsip utama Pembelajaran Mendalam (Deep Learning). Guru dapat menyajikan gambar, video, dan berbagai aktivitas interaktif yang disesuaikan dengan karakteristik serta kebutuhan murid,” ujar Riska, dalam keterangan tertulis yang diterima InfoPublik, Senin (3/8/2026).
Menurutnya, perubahan positif terlihat jelas sejak teknologi tersebut diterapkan di ruang kelas. Murid menjadi lebih aktif berpartisipasi, lebih fokus mengikuti pelajaran, serta lebih mudah memahami materi dibandingkan saat menggunakan media pembelajaran konvensional. “Murid menjadi lebih aktif berpartisipasi, lebih semangat, lebih fokus, dan lebih mudah memahami materi dibandingkan saat menggunakan media pembelajaran konvensional,” katanya.
Meski demikian, penerapan teknologi di lingkungan pendidikan khusus masih menghadapi tantangan. Kemampuan murid dalam mengoperasikan perangkat digital tidak sama sehingga sebagian masih memerlukan pendampingan secara bertahap.
Untuk mengatasi hal tersebut, guru menerapkan berbagai strategi, mulai dari pendampingan individual, memanfaatkan tutor teman sebaya, hingga memilih aplikasi dan media pembelajaran yang sederhana agar dapat digunakan oleh seluruh murid.
Praktik pembelajaran di SLBN Purwosari Kudus menjadi salah satu contoh implementasi transformasi digital yang mendukung pendidikan inklusif. Pemerintah menilai teknologi bukan sekadar menghadirkan perangkat di ruang kelas, tetapi menjadi sarana memperluas akses layanan pendidikan yang berkualitas bagi seluruh peserta didik, termasuk anak berkebutuhan khusus.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti menegaskan bahwa setiap warga negara memiliki hak yang sama untuk memperoleh pendidikan bermutu, termasuk anak berkebutuhan khusus, peserta didik di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), wilayah terdampak bencana, maupun daerah konflik. “Pemerintah berkomitmen memberikan layanan pendidikan untuk semua. Salah satu pendekatannya adalah terus mengembangkan pendidikan inklusif agar anak berkebutuhan khusus dapat belajar bersama teman-temannya, tumbuh rasa percaya diri, dan mengembangkan bakat serta potensinya,” ujarnya.
Selain memperluas pendidikan inklusif, pemerintah juga terus memperkuat layanan pendidikan di Sekolah Luar Biasa melalui peningkatan kualitas pembelajaran dan penambahan satuan pendidikan. “Layanan pendidikan di SLB akan terus kami tingkatkan, termasuk penambahan satuan pendidikan, agar semakin banyak anak berkebutuhan khusus memperoleh layanan pendidikan yang sesuai dengan kebutuhannya,” tegas Abdul Mu’ti.
Melalui pemanfaatan teknologi pembelajaran dan penguatan layanan pendidikan khusus, pemerintah berharap setiap anak Indonesia memperoleh kesempatan belajar yang setara, lebih bermakna, serta mampu mengembangkan potensi secara optimal tanpa terkecuali.
































