Ini Empat Instruksi Panglima Untuk Prajurit TNI Terkait Pemilu 2019

Bandung – Fungsi teritorial TNI adalah sebagai jembatan pertahanan untuk selalu berkomunikasi dan berkoordinasi di masa damai, sehingga pada akhirnya akan siap dan saling mendukung serta membutuhkan.

Hal ini sejalan dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI, di mana salah satu tugas TNI AD adalah melaksanakan pemberdayaan wilayah pertahanan di darat dan memberdayakan wilayah pertahanan beserta dengan sumber dayanya untuk mendukung pertahanan Negara.

Demikian disampaikan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto di hadapan 510 peserta Apel Danrem Dandim Terpusat TA. 2018 yang berlangsung di Gedung Kartika Eka Paksi, Markas Pusat Persenjataan Infanteri (Mapussenif) Kodiklat TNI AD, Cihapit, Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (26/11/2018).

Di sisi lain, Panglima TNI menyampaikan bahwa peran satuan wilayah sangat penting dalam menjaga proses Pemilu berjalan dengan lancar, aman, dan tentunya TNI harus menjaga netralitasnya tanpa berpihak pada kontestan manapun.

Untuk itu, dirinya memberikan empat instruksi kepada seluruh prajurit TNI di manapun berada.

“Pertama, laksanakan fungsi teritorial dengan baik di wilayah masing-masing, agar Pemilu 2019 dapat berjalan dengan aman dan lancar, sehingga secara tidak langsung TNI juga turut serta dalam membina sistem demokrasi yang berkualitas,” ujarnya.

Kedua, lanjut Panglima TNI, tetap jaga netralitas TNI dalam pelaksanaan Pemilu mulai dari tahap kampanye sampai dengan selesai penghitungan suara, sehingga tidak terjadi benturan sedikit pun yang akhirnya memiliki penilaian negatif terhadap TNI.

Ketiga, terus pertahankan kesiapsiagaan komando kewilayahan dan aparat teritorialnya, sehingga akan selalu siap mengatasi berbagai macam permasalahan, seperti bencana alam yang terjadi akhir-akhir ini.

“Keempat, terus bersinergi baik ke atas ke bawah dan ke samping dengan sesama satuan TNI, Polri, pemerintah daerah maupun swasta serta seluruh masyarakat, karena sinergi pada dasarnya adalah energi dari berbagai pihak yang disinkronisasikan untuk mencapai satu tujuan, yaitu kejayaan dan keselamatan NKRI,” tandas Panglima TNI. (Prwr)