Kementerian Pertanian Tanam Satu Juta Kopi di DAS Citarum

Bandung – Kementerian Pertanian melaksanakan konservasi Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum di Desa Tarumajaya, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. salah satunya dengan memberikan bantuan benih kopi dan sarana pertanian kepada masyarakat setempat.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan, tahun ini bantuan yang diberikan jumlahnya mencapai satu juta benih kopi dan 475 ton pupuk organik. Selain itu tahun ini pihaknya juga memberikan 320.000 bantuan benih pala berikut 3 ribu ton pupuk organiknya untuk mendukung kelestarian sungai citarum. Selanjutnya dalam dua tahun akan kami bantu 3 juta Bibit Kopi untuk petani di kawasan DAS Citarum ini.

“Serangkaian kegiatan ini merupakan amanat peraturan Presiden Jokowi” kata Amran di Kabupaten Bandung, Kamis (10/1/2019).

Menurut Amran, perkebunan kopi merupakan salah satu komoditas konservasi yang bisa berfungsi mencengkram agregat tanah dengan kuat, sehingga tidak mudah mengalami longsor. “Selain itu buah kopi adalah produk yang dapat diandalkan untuk membangun penghidupan bagi petani, sehingga nantinya petani tidak perlu menebang pohan karena sudah memiliki penghasilan dari buahnya,” katanya.

Tingkatkan Produk Andalan
Sekedar diketahui, wilayah Jawa Barat terus melakukan pengembangan dan inovasi di segala aspek untuk meningkatkan pamor kopi andalanya yakni Java Preanger. Kopi ini adalah kopi dengan aspek mutu, kualitas dan cita rasa yang sangat luar biasa.

“Mari kita dukung konservasi ini untuk kemajuan perkebunan dalam membangun Jawa Barat menjadi juara lahir dan batin,” katanya.

Amran mengatakan, realisasi pemulihan Sungai Citarum harus dilakukan secara bersama-sama, baik pemerintah daerah maupun lembaga dan organisasi lainya. pemulihan dan pencegahan menjadi sangat penting dalam mewujudkan Citarum Harum.

“Saya kira organisasi masyarakat, organisasi keagamaan, pelaku usaha, akademisi dan pemangku kepentingan lainya harus membangun budaya menghormati air. Lalu masyarakat juga harus mau menata pemukimanya, kemudian pengusaha taat untuk tidak membuang limbah,” katanya.

Perjanjian Kerjasama
Dalam Kegiatan ini, Amran melakukan penandatangan kerjasama dengan manager kebun Kertamanah dan kelompok masyarakat Desa Kebun, Desa Cikembang serta Paguyuban Citarum Harum.

“Saya berharap, perjanjian ini bukan hanya sekedar diatas kertas, akan tetapi perlu implementasi nyata untuk kepentingan bersama. Jadi sekarang ini sudah bukan zamanya lagi memberi bantuan dan menerima bantuan tanpa komitmen nyata yang diwujudkan dalam bentuk aksi,” pungkasnya. (Jpp/Prwr)