Pengurus PB IKA PMII 2018-2023 Dikukuhkan

Jakarta – Pengurus Besar Ikatan Alumni Pergerakan Islam Indonesia (PB IKA-PMII) melaksanakan pengukuhan pengurus periode 2018-2023 dan rapat kerja nasional (Rakernas) di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Senin (26/11/2018).

Dalam pidatonya, Ketua panita pelaksana kegiatan, Jazilul Fawaid mengatakan tema pada Rakernas yang dipilih adalah “Mengawal Negeri, Makmurkan Indonesia” yang dimaksudkan untuk membahas segala problematika kebangsaan ditengah percaturan Pemilu 2019.

“Tema kali ini dirasa cukup relevan dengan kondisi tahun politik akhir-akhir ini, dimana kita semua ingin menjalankan sekaligus ingin melihat perkembangan politik Indonesia secara bersamaan,” ujar anggota DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Menurutnya, PB IKA-PMII akan bekerja keras untuk melahirkan generasi dan pemikiran untuk mengawal dan mensejahteraan Indonesia.

“Rapat-rapat ini yang nantinya akan melahirkan berbagai program usulan dan rekomendasi dalam rangka menjalankan pelaksanaan Bangsa dan Negara,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Ketua Umum PB IKA-PMII, Akhmad Muqowwam dalam sambutannya mengajak kader PMII, Alumni PMII dan seluruh masyarakat menyatukan langkah guna memakmurkan Indonesia dengan sistem ekonomi yang adil.

“Pekerjaan ini tidak bisa dilakukan oleh satu kalangan saja, namun harus dilakukan secara sistematik dan berkelanjutan,” ujar Ahmad Muqowwam yang saat ini masih menjabat sebagai Wakil Ketua DPD RI.

Ia menegaskan bahwa IKA PMII akan berkomitmen untuk menyebarkan Islam yang rahmatan lil alamin, menjaga ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah dan ukhuwah basyariyah sebagai pilar tegak berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Saya sangat percaya dengan filosofi sederhana bahwa bagaikan sebatang lidi yang diikat menjadi sapu, akan menjadi kekuatan bagi persatuan bangsa dan negara, saya dan Pak Hanif tidak ada apa-apanya, jika kita tidak bersatu,” jelasnya.

Tampak hadir dalam pengukuhan PB IKA PMII, Prof. Dr. K.H. Said Aqil Siroj (Ketua Umum PBNU), Muhaimin Iskandar (Wakil Ketua MPR RI), Ahmad Basarah (Wakil Ketua MPR RI), Hanif Dhakiri (Menakertrans/Sekjen PB IKA PMII), DR. Ali Masykur Moesa (Ketua Umum ISNU), Dubes RI untuk Kerajaan Arab Saudi. (A1)