Jambi – Pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) nyaris ricuh usai Master of Ceremony (MC) dari protokoler Pemprov Jambi salah sebut lafal penutup yang bukan khas HMI.
Suasana khidmat pembukaan yang dihadiri Wakil Presiden Jusuf Kalla itu berubah kurang kondusif ketika mereka mendengar MC menyebut lafal penutup khas PMII dan peserta yang hadir meneriaki MC serta meminta segera meminta maaf.
Menurut salah satu panitia, Muhammad Suaib, puncak kesalahan MC adalah saat salah menguncapkan salam penutup yang membuat kericuhan nyaris terjadi.
“MC melafalkan salam penutup yang merupakan ciri khas organisasi PMII dengan lafal Wallahul muwaffiq Ila Aqwamith thoriq dan seterusnya. Menurut kami itu kesalahan fatal bagi ciri khas HMI,” ujar Suaib.
Saat itu juga MC dari Pemprov Jambi langsung mengulang kata penutup dengan lafal khas HMI, namun kekecewaan peserta yang hadir tak juga terbendung.
Ketua Majelis KAHMI Jambi, dr Maulana mengatakan kesalahan tersebut mencoreng organisasi dan minta MC meminta maaf.
“Ini kesalahan fatal menggangu kekhidmatan acara dan mencoreng organisasi,” kata Maulana.
Meski sempat kisruh, namun Rakornas KAHMI pertama di Jambi itu tetap dilanjutkan. (Ant/A1)




























