Beranda Advertorial

MIND ID Dorong Kemandirian Masyarakat, Ribuan UMK dan Pelajar Terima Manfaat

JAKARTA – Holding Industri Pertambangan Indonesia, MIND ID, bersama seluruh anggota grup terus memperkuat program pemberdayaan masyarakat sebagai bagian dari komitmen mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), serta memenuhi kebutuhan sosial dasar masyarakat.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai program yang menyasar sektor ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga pembangunan sarana dan prasarana sosial. Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari pelaksanaan mandat Pasal 33 ayat (3) Undang-Undang Dasar 1945, yang menegaskan bahwa kekayaan alam Indonesia harus dikelola untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

Dalam pelaksanaannya, program pemberdayaan Grup MIND ID diarahkan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dan membuka kesempatan lebih luas dalam mengembangkan potensi lokal. Dengan demikian, masyarakat diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup sekaligus membangun kemandirian ekonomi secara berkelanjutan.

Pada sektor ekonomi, sepanjang 2025 Grup MIND ID telah menjangkau dan membina sebanyak 1.027 usaha mikro dan kecil (UMK) melalui berbagai program pengembangan kapasitas usaha. Dari jumlah tersebut, sebanyak 473 UMK mendapatkan dukungan untuk memperluas akses pasar, sedangkan 222 unit usaha memperoleh bantuan penyediaan sarana dan prasarana.

Berbagai program pendampingan tersebut turut mendorong peningkatan kapasitas usaha mitra binaan. Tercatat sebanyak 80 mitra binaan berhasil naik kelas setelah mengikuti program pengembangan yang dijalankan Grup MIND ID.

Kontribusi juga diberikan pada sektor pendidikan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas SDM. Sepanjang 2025, Grup MIND ID memberikan beasiswa kepada 5.322 orang, menyelenggarakan pelatihan bagi 408 guru, serta memberikan pendampingan belajar kepada 13.388 siswa.

Selain itu, sebanyak 1.944 orang memperoleh pelatihan keterampilan, sementara peningkatan sarana pendidikan dilakukan terhadap 389 unit. Berbagai dukungan tersebut diharapkan dapat memperluas akses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas proses pembelajaran.

Di bidang sosial, Grup MIND ID menjalankan program yang mencakup peningkatan sarana dan prasarana sosial serta keagamaan, penyediaan akses air bersih, layanan kesehatan masyarakat, hingga bantuan bagi warga terdampak bencana dan penghuni rumah tidak layak huni.

Sepanjang 2025, program tersebut mencatat sejumlah capaian. Grup MIND ID melakukan peningkatan terhadap 683 unit sarana dan prasarana sosial serta keagamaan, memberikan bantuan tanggap darurat bencana di 65 titik, dan menyediakan akses air bersih di 78 titik.

Selain itu, sebanyak 63.568 paket sembako disalurkan kepada masyarakat. Layanan kesehatan juga diberikan kepada 24.141 orang, disertai peningkatan 54 unit sarana kesehatan serta perbaikan 49 rumah tidak layak huni.

Rangkaian capaian tersebut menunjukkan bahwa pemberdayaan yang dijalankan Grup MIND ID tidak hanya berorientasi pada dukungan ekonomi. Penguatan kapasitas manusia dan peningkatan kualitas hidup masyarakat juga menjadi bagian penting dari program perusahaan.

Melalui pendekatan yang saling melengkapi, berbagai program tersebut diharapkan mampu memperkuat fondasi kemandirian masyarakat sekaligus mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Atas berbagai upaya tersebut, MIND ID menerima penghargaan Anugerah Mandaya Award 2026 kategori Badan Usaha/Perusahaan yang diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat.

Bersama seluruh anggota grup, MIND ID dinilai proaktif dalam mengapresiasi, menyemangati, dan mengakselerasi pemberdayaan masyarakat. Upaya tersebut sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem.

Wakil Direktur Utama MIND ID, Dany Amrul Ichdan, mengatakan bahwa pengelolaan kekayaan mineral nasional tidak hanya berorientasi pada peningkatan nilai tambah sumber daya alam. Lebih dari itu, pengelolaan tersebut harus mampu menciptakan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat secara luas.

“Karena itu, kami bersama seluruh anggota grup terus mendorong pemberdayaan masyarakat dengan harapan masyarakat daerah mampu menggerakkan ekonomi secara mandiri, menciptakan peluang, dan meningkatkan nilai manfaat bagi daerahnya,” ujar Dany.

Ia menjelaskan, program pemberdayaan yang dijalankan setiap anggota Grup MIND ID disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat, potensi daerah, serta kearifan lokal, termasuk adat dan budaya setempat. Pendekatan tersebut dinilai penting agar program yang dilaksanakan relevan dengan kondisi masyarakat dan memberikan manfaat secara berkelanjutan.

Dengan mengoptimalkan potensi lokal serta memperkuat kapasitas masyarakat, program pemberdayaan diharapkan mampu membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat untuk berkembang secara mandiri dalam jangka panjang.

“Bagi MIND ID, pengelolaan dan pengolahan mineral bukan sekadar menciptakan nilai ekonomi, melainkan juga menghadirkan manfaat yang inklusif melalui keterlibatan masyarakat di daerah. Kami ingin kekayaan alam Indonesia turut menjadi penggerak kemajuan ekonomi dan membangun kehidupan yang lebih sejahtera dan berkeadilan di seluruh pelosok negeri,” katanya.

Melalui berbagai program tersebut, MIND ID menegaskan komitmennya untuk menjadikan pengelolaan kekayaan mineral nasional sebagai salah satu penggerak pembangunan yang memberikan manfaat lebih luas. Sinergi antara perusahaan, masyarakat, dan pemerintah diharapkan terus memperkuat pemberdayaan serta mendorong pemerataan kesejahteraan di berbagai daerah. (Adv)