Wapres: Anugerah “Santripreneur Award” Momentum Bangun Ekonomi Negeri

Jakarta – Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin mengatakan anugerah “Santripreneur Award 2021” merupakan momentum untuk membangun perekonomiam negeri.

“Terus semangat untuk berkarya, serta menjadikan prestasi sebagai inovasi untuk terus tumbuh menghadapi tantangan, untuk berkontribusi dalam membangun perekonomian negeri,” kata Wapres dalam sambutan secara daring pada malam anugerah “Santripreneur Award 2021” di Jakarta, Senin malam.

Wapres berpesan agar para santri senantiasa menjunjung nilai-nilai kepesantrenan.

“Kita ingin membentuk lebih banyak santripreneur di Indonesia,” katanya menegaskan.

Ia mengatakan santri merupakan bagian dari bangsa Indonesia yang dicatat oleh sejarah sebagai pejuang kemerdekaan NKRI dan pengisi kemerdekaan yang berdedikasi.

Wapres menyatakan generasi baru santri dikenal dengan santripreneur yakni manusia yang alim dalam agama, bermoral dalam perilaku, mapan dalam mentalitas, cakap dalam berbisnis dan berdedikasi dalam karya.

Sementara itu Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga S Uno berharap santripreneur dapat membangkitkan perekonomian para santri dan pesantren.

Ia menegaskan persentase 87 persen jumlah umat Islam di Indonesia menjadi potensi pasar produk halal.

“Sangat disahangkan, banyak produk halal di impor, bukan diproduksi,” katanya.

Ditegaskan bahwa keberadaaan para santri yang kreatif, adaptif dan inovatif dalam terhadap perkembangan teknologi digital.

Ia juga menawarkan kolaborasi Kemenparekraf bersama pondok pesantren dan inisiator Santripreneur untuk membangun digital santripreneur.

“Jangan berhenti di sini,” kata Sandiaga S Uno.

Kategori

Santripreneur Award 2021 memperebutkan tiga kategori yakni kuliner, kreatif dan industri perdagangan serta jasa.

Pada kategori kuliner, empat nominator terpilih yakni Auzini Rahmah dengan usaha Mariyaki Sandwich. M Hasanudin dengan usaha Darul Huda Snack. M Alan Nuril Anwar dengan usaha Suweg Lapis Genggong serta Syahrul dengan usaha Bunda Shifa. Masing-masing nominator mendapatkan medali dan sertifikat penghargaan.

Pada ketegori kreatif, empat nominator terpilih yakni Zainul Arifin dengan usaha Cio Indonesian Arts Culture dan Dalan Tegalan. Luthfia Fataty dengan usaha Pyo Jewelry. Mutiara Hikmah Nabila dengan usaha Mutmut Konveksi serta Abdul Hamid dengan usaha Sekar Jagat Indonesia Batik Dcong. Masing-masing nominator mendapatkan medali dan sertifikat penghargaan.

Pada kategori industri, perdagangan dan jasa, empat nominator terpilih yakni Hikmat Muhtarom dengan usaha Albarkah Fish Farm. M Hafid Rosidin dengan usaha Berkah Inovasi kreatif Indonesia. Nur Kamim dengan usaha HCG Clothing serta Yusuf Maulidin dengan usaha Digital Power Corp Jayaperkasa.

“Mereka terpilih dari ribuan peserta yang mengikuti seleksi,” kata penggagasr Santripreneur Indonesia, KH Ahmad Sugeng Utomo.

Ia menegaskan anugerah Santripreneur Award 2021 untuk memberikan penghormatan dan penghargaan kepada para santri yang telah berkontribusi dalam mengembangkan perekonomian.

“Santripreneur Award telah dimulai sejak tahun 2015,” kata Dewan Pembina Santripreneur Indonesia itu.

Ia berharap kolaborasi santripreneur ke depannya dapat terus diperkuat, untuk mewujudkan Indonesia yang “baldatun Thoyibatun warobbun ghofur”, demikian Ahmad Sugeng Utomo.(Ant)