Jakarta – Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo menyampaikan bahwa meningkatnya pemilih muda akan berdampak positif bagi Pembangunan Pemuda (IPP) dan membawa ke arah lebih baik.

Hal tersebut disampaikan Menpora Dito usai  penandatangan MoU perihal Sosialisasi dan Penyebaran Informasi Penyelenggaraan Pemilihan Umum dan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati atau Walikota dan Wakil Walikota pada Bidang Kepemudaan dan Keolahragaan di  Ruang Rapat Lantai 1, Kantor KPU, Jl. Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Jumat  (15/9).

“Meningkatnya pemilih muda akan berdampak positif bagi IPP pada Domain Partisipasi dan Kepemimpinan dengan indikator persentase pemuda yang mengikuti kegiatan sosial kemasyarakatan dan persentase pemuda yang aktif dalam organisasi,” kata Menpora Dito.

Karena itu, Menpora Dito berkomitmen untuk membantu meningkatkan partisipasi pemilih muda di pesta demokrasi mendatang. Karena, menurutnya, hal ini sesuai dengan UU Kepemudaan yang salah satu tugas Kemenpora adalah mendorong pendidikan politik dan  partisipasi anak muda dalam kepemimpinan politik.

“UU Kepemudaan menyatakan bahwa peran aktif pemuda sebagai agen perubahan diwujudkan dengan mengembangkan pendidikan politik dan demokratisasi. Demikian pula dalam proses pemilu, melalui hak suaranya, Pemuda memiliki kekuatan untuk memilih pemimpin yang akan membawa Indonesia ke arah yang lebih baik,” katanya.

Dikatakan Menpora Dito, MoU ini merupakan langkah penting dalam upaya kerja sama yang difokuskan pada pembangunan pemuda dalam konteks politik dan aspek- aspek lain yang berkaitan dengan persiapan Pemilu tahun 2024.

“Dengan kolaborasi ini, diharapkan segera terwujud kerja sama konkret antara Kemenpora dan KPU  dalam memberikan edukasi serta meningkatkan pemahaman pemuda agar mereka menjadi pemuda yang aktif, berperan, dan bijaksana dalam menghadapi pesta demokrasi mendatang,” kata Menpora Dito.

Selain itu, Menpora Dito juga berharap dengan adanya nota kesepahaman ini, akan  semakin dapat membantu memastikan bahwa pemuda dapat berkontribusi positif untuk perkembangan demokrasi yang sehat. (Red)