Bursa Inovasi Desa di Kulon Progo Dorong Kreativitas Pembangunan Desa

Kulon Progo – Bursa Inovasi Desa yang merupakan bagian dari Program Inovasi Desa (PID) menjadi salah satu hal penting untuk dilaksanakan sebagai sarana bagi desa untuk mendapatkan informasi jenis inovasi apa yang dapat dikembangkan sesuai dengan potensi desa masing-masing.

Bursa Inovasi Desa bertujuan untuk mendiseminasikan informasi pokok terkait PID dan Hibah Dana Desa; memperkenalkan inisiatif atau inovasi di desa, menjaring komitmen Pemerintah Desa, membantu desa meningkatkan kualitas pembangunan, serta memberi inspirasi dan alternatif pilihan kegiatan bagi pembangunan Desa.

Bupati Kulon Progo Hasto Wardoyo dalam sambutan yang dibacakan oleh Wakil Bupati Kulon Progo Sutedjo pada Pembukaan Bursa Inovasi Desa, berharap agar para kades dan BPD yang terlibat sebagai peserta dapat mengamati, meniru dan memodifikasi berbagai jenis kegiatan yang inovatif yang dipamerkan dalam Bursa Inovasi Desa ini. “Sehigga pemanfaatan dana desa tidak hanya ‘koyo adate’ atau seperti biasa, tapi kaya inovasi dan kreativitas sesuai kebutuhan masyarakat,” katanya di GOR UNY, Sabtu (3/11)

Bupati menambahkan bahwa PID harus mampu memicu munculnya inovasi dan pertukaran pengetahuan secara partisipatif karena PID merupakan salah satu bentuk dukungan kepada Desa agar lebih efektif dalam menyusun penggunaan dana desa sebagai investasi dalam peningkatan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat.

Selanjutnya guna mendukung pelaksanaan Kulon Progo Smart City, desa perlu memberikan perhatian khusus pada aspek sumber daya manusia, sebagai subjek maupun objeknya. Infrastruktur teknologi informasi dalam skala kecil operasional administrasi desa perlu segera dirintis secara mandiri, sehingga nantinya akan mampu bersinergi dengan pembangunan infrastruktur jaringan internet. Dari aspek kualitas pelayanan, Pemerintah desa dituntut mampu memanfaatkan teknologi untuk melayani masyarat, sehingga dengan slogan “people always on” dapat melayani kapanpun dan di manapun.

Dalam kesempatan tersebut juga dilaksanakan penandatangan BUMDES Bersama oleh Wakil Bupati Kulon Progo, dengan disaksikan, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Kulon Progo, Perwakilan Kementrian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, serta Perwakilan Badan Pemberdayaan Perempuan dan Masyarakat DIY.

Ditemui saat meninjau bazar UKM produk BUMDES Bersama, Wakil Bupati Sutedjo mengapresiasi kehadiran peserta pada Bursa Inovasi Desa yang mencapai 95% datang dan mengikuti pembelajaran di kelas bursa, dan tulis komitmen desa, sehingga relatif bisa dipantau untuk masuk di penganggaran APBDes tahun yang akan datang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here