WHO Sarankan Frasa “Physical Distancing” Dibanding “Social Distancing”

Direktur Jenderal World Health Organization (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam sebuah konferensi pers. Sumber: Istimewa

Jenewa – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) secara resmi menyarankan penggunaan frasa physical distancing (menjaga jarak fisik) dibanding social distancing (menjaga jarak sosial).

Seperti dikutip dari Reuters, WHO mengubah frasa untuk merekomendasikan “jarak fisik” daripada “jarak sosial” untuk mendorong masyarakat agar tetap terhubung melalui media sosial,

Menurut WHO, gagasan pengubahan itu adalah untuk menjernihkan pemahaman bahwa perintah untuk tetap di rumah selama wabah virus corona jenis baru (COVID-19) saat ini bukan tentang memutuskan kontak dengan teman dan keluarga, tetapi menjaga jarak fisik untuk memastikan penyakit itu tidak menyebar.

Untuk itu, WHO menjelaskan bahwa langkah menjaga jarak fisik dan mengkarantina diri bila sakit memang baik untuk menahan penyebaran COVID-19, namun bukan berarti membuat orang-orang menjadi terisolasi secara sosial.

Masyarakat tetap perlu melakukan interaksi sosial, terutama dengan memanfaatkan teknologi informasi dan menggunakan media sosial. (Reuters/Antara)