LLDikti Wilayah III DKI Jakarta Menyebut Delapan PTS

Jakarta, sahabatrakyat.com – Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah III (LLDikti) wilayah III DKI Jakarta menyebut delapan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di wilayah itu akan menjadi sentra vaksinasi pendidik dan tenaga kependidikan (PTK).

“Setelah pengumuman SKB Empat Menteri mengenai Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas, kami langsung berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan Pemprov DKI Jakarta dan delapan pimpinan perguruan tinggi di DKI Jakarta yang nantinya menjadi sentra vaksinasi,” ujar Kepala LLDikti Wilayah III, Prof Agus Setyo Budi MSc, dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

Delapan perguruan tinggi tersebut, yakni Universitas Trisakti, Universitas Kristen Krida Wacana, Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA, Universitas Tarumanagara, Universitas Atmajaya, Universitas Yarsi, Universitas Gunadarma, dan Kalbis Institute.

Vaksinasi COVID-19 telah diberikan kepada 650 dosen (gelombang 1) dan 447 orang (gelombang 2) serta tenaga pendidik PNS di lingkungan LLDikti Wilayah III pada 12 dan 26 Maret 2021. Dalam rangka persiapan menyambut PTM terbatas, LLDikti Wilayah III juga memastikan semua dosen dan tenaga pendidik mendapatkan vaksinasi, baik PNS maupun non-PNS.

Dalam waktu dekat LLDikti menargetkan pemberian vaksinasi kepada 28.000 dosen dan tenaga pendidik non-PNS, serta mahasiswa kedokteran tingkat akhir di lingkungan LLDikti Wilayah III

“Jumlahnya kemungkinan akan bertambah dan kami akan pastikan semuanya dapat vaksin. Pelaksanaannya akan kami informasikan kemudian,” kata Agus.

Koordinator Sumber Daya Perguruan Tinggi LLDikti Wilayah III, Sri Mastuti, SKom MKom, mengatakan pihaknya akan membuat pemetaan dosen dan tenaga pendidik di lingkungan LLDikti Wilayah III agar vaksinasi berjalan dengan lancar.

“Kami menarik data berdasarkan Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN), Nomor Induk Dosen Khusus (NIDK), Nomor Urut Pendidik (NUP), dan Nomor Induk Tenaga Kependidikan (NITK) yang diperoleh dari Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti),” kata Sri.

Saat ini, tambah Sri, perguruan tinggi yang telah ditunjuk menjadi sentra vaksinasi akan melakukan persiapan dengan membentuk tim dan menjalankan pelatihan untuk vaksinator. (Ant)