Upah Nominal Februari 2020 Buruh Tani Naik 0,23%

Para buruh tani. Sumber: Istimewa

Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat upah nominal harian buruh tani nasional pada Februari 2020 mencapai Rp55.173 per hari atau lebih besar dari bulan Januari yang hanya mencapai Rp55.046 per hari. Dengan kata lain angka itu mengalami kenaikan 0,23 persen.

Namun, upah riil buruh tani mengalami penurunan 0,25 persen dibanding Januari 2020, yaitu menjadi Rp52.232 per hari dari Rp52.360 per hari.

“Kenapa nominalnya turun, karena lebih dipengaruhi oleh Indeks Konsumsi Rumah Tangga pada waktu kita menghitung yang angkanya 0,48 persen,” kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Yunita Rusanti saat menggelar konferensi pers di Jakarta, Senin.

Kemudian, rata-rata upah nominal buruh bangunan Februari 2020 dibanding Januari 2020 mengalami kenaikan sebesar 0,16 persen, yaitu menjadi Rp89.621 per hari dari Rp89.478 per hari.

Upah riil Februari 2020 dibanding Januari 2020 turun sebesar 0,12 persen, yaitu menjadi Rp85.663 per hari dari Rp85.764 per hari. Untuk rata-rata upah nominal buruh potong rambut wanita Februari 2020 dibanding Januari 2020 mengalami kenaikan sebesar 0,04 persen, yaitu menjadi Rp28.522 per kepala dari Rp28.510 per kepala.

Upah riil Februari 2020 dibanding Januari 2020 turun 0,24 persen menjadi Rp27.262 dari Rp27.327 per kepala. Terakhir, rata-rata upah nominal asisten rumah tangga Februari 2020 dibanding Januari 2020 mengalami kenaikan sebesar 0,10 persen, yaitu menjadi Rp419.739 dari Rp419.319. Upah riil Februari 2020 dibanding Januari 2020 turun sebesar 0,18 persen, yaitu menjadi Rp401.203 dari Rp401.916.

Sebagaimana diketahui, upah nominal buruh/pekerja adalah rata-rata upah harian yang diterima buruh sebagai balas jasa pekerjaan yang telah dilakukan.

Sedangkan, upah riil buruh/pekerja menggambarkan daya beli dari pendapatan/upah yang diterima buruh/pekerja.

Selanjutnya, upah riil buruh tani adalah perbandingan antara upah nominal buruh tani dengan indeks konsumsi rumah tangga perdesaan, sedangkan upah riil buruh bangunan adalah perbandingan upah nominal buruh bangunan terhadap indeks harga konsumen perkotaan. (Ant)