Beranda Daerah

Kunjungi Pesantren Ibadurrahman, Bobby Nasution Perkuat Fasilitas dan Masa Depan Santri

SUMATERA UTARA – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan, termasuk di lingkungan pesantren. Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution memberikan beasiswa kepada dua santri Pesantren Ibadurrahman, Kabupaten Langkat. Selain bantuan pendidikan, Bobby juga berkomitmen membantu perbaikan sembilan ruang kelas guna menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman dan nyaman.

Dukungan tersebut disampaikan Bobby Nasution saat mengunjungi sekaligus meninjau kondisi Pesantren Ibadurrahman di Stabat, Kabupaten Langkat, Selasa (3/11/2026). Dalam kunjungan itu, Gubernur berinteraksi langsung dengan para santri dan santriwati serta melihat fasilitas yang digunakan untuk menunjang kegiatan belajar mengajar.

Dua santri yang memperoleh beasiswa tersebut adalah Lutfy Aulia, santriwati kelas 6 IPS atau setara kelas 3 SMA, dan Zaky Arsyad Lubis yang juga duduk di kelas 6. Keduanya mendapatkan kesempatan beasiswa setelah berhasil menjawab pertanyaan yang diajukan Bobby Nasution bersama Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Langkat, Tiorita br. Surbakti.

Bobby berpesan agar kedua santri tersebut terus meningkatkan semangat belajar dan tidak berhenti mengejar pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Ia bahkan menyampaikan komitmen untuk membantu membiayai pendidikan mereka hingga perguruan tinggi, termasuk apabila ingin melanjutkan kuliah ke luar negeri.

“Belajar yang tekun dan lanjutkan pendidikan lebih tinggi. Sekarang kalian kelas 3 SMA, jadi 2027 sudah kuliah. Dapatkan kampus yang kalian inginkan, akan kami biayai, termasuk kuliah ke luar negeri,” kata Bobby Nasution saat bertemu para santri.

Tidak hanya memberikan perhatian terhadap keberlanjutan pendidikan santri, Bobby juga menyoroti kondisi sarana dan prasarana pesantren. Setelah melihat langsung fasilitas pembelajaran, ia menyatakan komitmen untuk membantu memperbaiki sembilan ruang kelas yang membutuhkan penanganan.

Perbaikan tersebut diharapkan dapat menciptakan suasana belajar yang lebih layak, aman, dan nyaman. Dengan fasilitas yang memadai, para santri diharapkan dapat mengikuti proses pembelajaran secara optimal sekaligus mengembangkan potensi diri.

“Kita akan bantu perbaikan sembilan ruang kelas agar kalian bisa belajar lebih aman. Saya sangat berharap kalian saling mendukung, menjadi insan yang beriman, bertakwa, dan unggul,” ujar Bobby.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Sumut juga membagikan sejumlah bantuan berupa sepeda, tablet, dan telepon seluler kepada para santri dan santriwati. Bantuan itu diharapkan dapat memberikan motivasi serta mendukung aktivitas pendidikan dan pengembangan kemampuan para peserta didik.

Ketua Yayasan Pesantren Ibadurrahman, Ustaz Ahmad Mukhlis Siregar, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kunjungan serta perhatian yang diberikan Gubernur Sumut dan Plt. Bupati Langkat. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi dorongan bagi pihak pesantren untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan pembinaan santri.

“Kami sangat berterima kasih atas kunjungan Pak Gubernur dan Bu Bupati. Terima kasih atas bantuannya dan beasiswanya. Insyaallah pesantren ini bisa menghasilkan generasi beriman, bertakwa, dan unggul,” kata Mukhlis.

Kunjungan tersebut turut didampingi Kepala Dinas Pendidikan Sumut Alexander Sinulingga, Kepala Dinas Kepemudaan dan Keolahragaan Sumut Mahfullah Pratama Daulay, serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut Erwin Hotmansah Harahap.

Hadir pula jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) Kabupaten Langkat, tokoh agama, dan tokoh pendidikan. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan dukungan terhadap upaya peningkatan kualitas pendidikan pesantren.

Melalui pemberian beasiswa, bantuan sarana pendidikan, serta rencana perbaikan ruang kelas, Pemerintah Provinsi Sumut diharapkan dapat memperluas kesempatan belajar bagi para santri. Dukungan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mendorong lahirnya generasi muda yang memiliki pengetahuan, karakter, keimanan, dan daya saing untuk menghadapi masa depan. (Red/OPL)